Bakteri Tahan Asam

Morfologi

            Bakteri berasal dari kata Latinbacterium (jamak, bacteria) adalah kelompok Prokariotaselain Archaea yang berukuran sangat kecil. Bakteri berukuran sangat kecil (mikroskopis) dan kebanyakan uniselular (bersel tunggal) dengan struktur sel yang relatif sederhana tanpa nukleus/inti sel, kerangka sel, dan organel-organel lain seperti mitokondria dan kloroplas (Jackman dan Joany, 2012).

Bakteri dianggap sebagai organisme paling melimpah di bumi. Mereka tersebar dan menghuni hampir semua tempat: di tanah, air, udara atau dalam simbiosis dengan organisme lain. Banyak patogen merupakan bakteri. Kebanyakan dari mereka kecil dan biasanya hanya berukuran 0,5-5 μm, meski ada yangdiameternya menjangkau 0,3 mm (Thiomargarita). Mereka umumnya memiliki dinding sel, seperti sel tumbuhan dan jamur, tetapi dengan bahan pembentuk sangat berbeda (peptidoglikan). Banyak bakteri yang bergerak menggunakan flagela yang strukturnya berbeda dari flagela kelompok lain. Bakteri Tahan Asam (BTA) adalah bakteri yang mempertahankan zat warna karbol-fuchsin (fuchsin basayang dilarutkan dalam suatu campuran phenol-alkohol-air) meskipun dicuci dengan asam klorida dalam alcohol (Jackman dan Joany, 2012).

Pengecatan

Pengecatan Ziehl Neelson juga disebut dengan pengecetan tahan asam. Disebut demikian karena pada beberapa jenis bakteri sukar dilakukan pengecetan. tetapi sekali dapat tercat tidak mudah untuk dilunturkan meskipun dengan menggunakan zat peluntur (decolorizing agent) asam (atau asam-alkohol). Yang termasuk bakteri yang sukar dicat adalah dari genus Mycrobacterium (Mycrobacterium tuberculosis, Mycobacterium leprae, Mycobacterium smegmatis). Bakteri tahan asam sangat banyak mengandung lipida, asam lemak, dan kandungan inilah yang mencerminkan sifat tahan asam pada golongan bakteri tersebut antara lain asam mikolat. Cara pengecetannya ialah film bakteri pada kaca objek yang telah difiksasi, disiram dengan karbolfuksin, kemudian dipanaskan sampai keluar uap (tidak sampai mendidih). Pemanasan diulang beberapa kali agar bahan cat tetap hangat kemudian didiamkan selama lima menit. Dekolorisasi dilakukan dengan asam-alkohol dalam waktu yang singkat, kemudian cepat dicuci dengan air. Pengecetan dengan cat kontras dilakukan dengan metil biru dalam larutan KOH 1/10000. Setelah dicuci kembali dengan air preparat dikeringkan di udara (Schlegel dan Hans, 1994). Dengan pewarnaan ini, bakteri dibagi dalam 2 golongan, yaitu:

  1. Bakteri yang berwarna merah dengan pewarnaan Ziehl neelsen disebut bakteri tahan asam (acid fast).
  2. Bakteri yang berwarna biru dengan pewarnaan Ziehl Neelsen disebut bakteri tidak tahan asam (non-acid fast).

BTA diding selnya dilapisi oleh lilin atau wash dan beberapa helei asam mikolat, lapisan lilin inilah yang menyebabkan BTA tidak dapat diwarnai dengan pengecatan gram. Pengecatan BTA adalah pengecatan Zeihl-Nelsen (ZN) cat ini dari ZN A yaitu karbol fuhsin berwrna merah karbol fuhsin ini dilarutkan dalam fenol kemudian ZN B terdiri dari alkohol asam, ZN C terdiri dari metylen blue. Dalam melakukan pengecatan, bakteri harus dimatikan dulu, karena bakteri yang hidup tidak bisa menyerap warna (Schlegel dan Hans, 1994).

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s